| Hai... |
*Never take life too serously... Nobody gets out alive anyway...I Love Sabah Forum |
| Who is online? | In total there are 18 users online :: 0 Registered, 0 Hidden and 18 Guests :: 2 Bots None Most users ever online was 35 on Tue May 15, 2012 4:10 pm |
| Latest topics | » Antara STAR dan PKR sabah.. by pukutarap. Yesterday at 2:40 pm
» Selamat Hari Kaamatan & Gawai!!! by pukutarap. Yesterday at 2:36 pm
» Akjan sultan sulu? by pukutarap. Yesterday at 2:36 pm
» Kes Penyerahan Labuan by pukutarap. Thu May 17, 2012 7:17 pm
» Kos / Sara Hidup di Sabah lebih murah dari Malaya? by pukutarap. Tue May 15, 2012 10:24 pm
» Agent and Reseller Clixster(new telco) Wanted (LIMITED) by clixster1218 Sat May 12, 2012 12:28 pm
» RM 100 / RM 500.00 / SBPA by Garadu Sun Apr 22, 2012 4:25 pm
» Jangan bunuh diri by Garadu Sun Apr 22, 2012 4:16 pm
» ciri-ciri porompuan idaman anda(khas untuk lalaki bujang) by pukutarap. Fri Apr 13, 2012 12:30 am
» Kanapa kasi biar sj pti? by pukutarap. Fri Apr 13, 2012 12:24 am
» Comment on Iphone 4S by mikkesho Sun Apr 08, 2012 4:06 pm
» few reasons why women rejecting hot guys by minzi Mon Apr 02, 2012 5:13 pm
» Woman = Problems by minzi Mon Apr 02, 2012 5:10 pm
» Kalau Pilak ngurat sama ko? by minzi Mon Apr 02, 2012 5:09 pm
» Wang Lee Hom is indeed a Music Man ! by ronlim Fri Mar 30, 2012 1:04 am
» HELLO! by pukutarap. Tue Mar 27, 2012 3:13 pm
» salam perkenalan by barley Tue Mar 27, 2012 11:41 am
» baby paling basar by barley Tue Mar 27, 2012 11:39 am
» Hi, kiyoke di sini.. by kiyoke Tue Mar 27, 2012 9:55 am
» Hasilkan Pendapatan Forex Yang Lumayan Pada Hari Pertama Lagi Dengan Pakej WellFX Forex System 2012 by wellter Thu Mar 22, 2012 4:18 pm
|
| ILSF Shoutbox | |
I Love Sabah Forum |
| May 2012 | | Mon | Tue | Wed | Thu | Fri | Sat | Sun |
|---|
| | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | | 28 | 29 | 30 | 31 | | | | Calendar |
|
| | | kanapa ada parkataan yg kdm indada? | |
| |
| Author | Message |
|---|
pukutarap Lord Marshal


Number of posts: 5044 Location: sini sabah Humor: ambikmu.....! Registration date: 2008-09-07
 | Subject: kanapa ada parkataan yg kdm indada? Fri Sep 19, 2008 12:23 am | |
| sadarkah kamu yg masam banyak parkataan yg indada dlm kdm, maksud sia parkataan yg tarpaksa kita pinjam atau ambil dr bahasa lain, sbg suntuh....
gula karabau sapi
atau mungkin ada, suma sia sj yg indatau...... kanapa itu masam ah? |
|  | | bushido Kapten


Number of posts: 920 Location: Sama Macam Dulu Humor: Lord Marshal Post: 3000 Registration date: 2008-09-07
 | Subject: Re: kanapa ada parkataan yg kdm indada? Fri Sep 19, 2008 7:37 am | |
| Memang itulah bah nama dia tu.. bahasa kita pun itulah namanya. Saya rasa itu Sapi, Karabau, Gulza [gula] adalah memang bahasa kita juga dan bukan di pinjam-pinjam.
Sebagai contoh Harimau Sapad, Harimau Inanansad dan beberapa lagi jenis nama harimau yang biasa saya dengar di kampung.
Kalau Gajah orang kampung panggil Godingan. |
|  | | wewin Lans Koperal


Number of posts: 151 Location: Tuaran Humor: Life is a journey. Registration date: 2008-09-11
 | Subject: Re: kanapa ada parkataan yg kdm indada? Fri Sep 19, 2008 9:31 am | |
| tiada bahasa yang sempurna di dunia bah pukutarap. malayu lagi turuk. 99% dari bahasa asing. |
|  | | bushido Kapten


Number of posts: 920 Location: Sama Macam Dulu Humor: Lord Marshal Post: 3000 Registration date: 2008-09-07
 | Subject: Re: kanapa ada parkataan yg kdm indada? Fri Sep 19, 2008 7:00 pm | |
| Dalam kajian dari UM bahasa melayu adalah terdiri daripada 30% sumber bahasa itu adalah Dari Dayak, Dusun dan Orang Asli, manakala yang 70% baki tersebut adalah di sumbangkan oleh bahasa Inggeris, India, Pakistan, Arab, Siam, Cina, Belanda, Batak, Jawa, Portugis, Yunani, Jepun, Minangkabau, Bugis , Bajau, Suluk, Tagalog, Brunei, Hainan dan banyak lagi.
Kesimpulan daripada andaian tersebut mengatakan bahawa Melayu yang sebenarnya adalah Dayak, Dusun dan Orang Asli kerana penyumbang bahasa terbesar dalam bahasa Melayu adalah bahasa Dayak, Dusun dan Orang Asli. |
|  | | pukutarap Lord Marshal


Number of posts: 5044 Location: sini sabah Humor: ambikmu.....! Registration date: 2008-09-07
 | Subject: Re: kanapa ada parkataan yg kdm indada? Fri Sep 19, 2008 7:53 pm | |
| nah kannnn..... tp kanapa sikarang ini kita pula yg tarasa kita yg meniru diurang? |
|  | | bushido Kapten


Number of posts: 920 Location: Sama Macam Dulu Humor: Lord Marshal Post: 3000 Registration date: 2008-09-07
 | Subject: Re: kanapa ada parkataan yg kdm indada? Fri Sep 19, 2008 8:56 pm | |
| Kalimantan Tanah Melayu (Melacak Asal Usul Orang Melayu)
Oleh Setia Budhi
Ini mungkin sebagai pernyataan yang tampak agak mengejutkan bahwa orang melayu sebenarnya berasal dari Kalimantan atau Borneo. Bagaimana pernyataan itu didapat dan dengan cara apa untuk membuktikan bahwa orang Melayu itu asal muasalnya adalah dari pulau Kalimantan? Inilah yang kini terus dilacak oleh para ahli dari berbagai disiplin keilmuan.
Beberapa pakar geologi menyebutkan bahwa kepulauan nusantara purba sesungguhnya adalah sebuah gugusan, baru sesudah berlangsungnya tragika dimana keadaan bumi kemudian mengalami pergeseran patahan melalalui laut dan pegunungan, nusantara terpecah kedalam lempengan gugusan yang membentuk pulau-pulai kecil. Istilah Nusantara (Nusa dan Antara) dalam hal ini menyangkut gugusan pulau dan laut Asia bagian Tenggara.
Kini para ahli mulai menemukan bahwa berdasarkan kaedah ilmu linguistik serta dengan memanfaatkan ilmu arkeologi ada banyak persamaan yang muncul diantara pengguna bahasa di kawasan nusantara dan kawasan lain seperti Philipina, Thailand, Malaysia dan Brunei.
Bernd Notherfer (1996) misalnya menyebutkan bahwa dengan melihat adanya keanekaragaman bahasa Melayik yang sangat tinggi yang terdapat di pulau Borneo bagian barat, maka disimpulkan bahwa pulau Borneo harus diakui sebagai tanah asal usul bahasa Melayu.
Menemukan bukti
Menurut Benrd untuk membuktikan hipotesis bahwa Kalimantan sebagai tanah asal usul bahasa Melayu dapat dilihat dengan 3 (tiga) varian pelacak. Pertama adalah dengan melihat dialek pemakaian bahasa, Kedua dengan mengamati keberlangsungan dari unsur bahasa purba yang masih dipertahankan dan Ketiga adalah melihat adanya unsur keanekaragaman (highest order of diversity), bahwa tanah asal usul suatu keluarga terletak pada daerah yang logat bahasanya paling beraneka.
Pembuktian lain yang dipakai untuk melakukan pelacakan asal muasal orang Melayu adalah dengan mengamati pola migrasi orang Melayu Purba dari tanah asal usulnya yang melakukan persebaran ke berbagai wilayah baik secara serentak maupun migrasi secara berangsur-angsur.
Pelacakan pola migrasi orang Melayu di Thailand Selatan (Urak Lawai Malai), orang Melayu di Philipina Selatan (Mindanao) atau lebih kecil lagi bagaimana pola migrasi orang Melayu Banjar ke wilayah Tembilahan masa sebelum kolonial.
Bahasa Melayu Purba
Bernd Notherfer memulai kajiannya yang penting dengan menganalisis isolek, dialek para penutur bahasa dengan meminjam Adelaar (1992) yang disebut ‘Bahasa Melayik Purba’ yang menurutnya termasuk dalam subkelompok bahasa Austronesia seperti dialek Iban, Sambas, Sarawak, Brunai, Berau, Kutai, Banjar, Ketapang, Bangka, Minangkabau, Jambi, Melayu Baku dan Jakarta.
Dengan menggunakan pendekatan keanekaragaman pemakai dialek yang tinggi, ternyata di bagian Kalimantan Barat terdapat perbedaan antara satu dengan yang lain seperti daerah Sarawak, Sambas., Iban, Selako dan Kendayan sehingga daerah dapat disebut sebagai asal usul orang Melayu. Pendapat ini didukung pula oleh Blust (1988) dan Adelaar (1992). Adelaar bahkan menolak hipotesis bahwa tanah asal usul orang Melayu terletak di Semenanjung Melayu.
Penting juga untuk diuraikan beberapa contoh penggunaan bahasa atau kata yang terdapat di beberapa pengguna bahasa di kawasan yang berbeda. Beberapa kata yang mempunyai arti yang sama meskipun dalam pengucapan, intonasi, dialek mengalami perbedaan. Penggunaan kata Gagap misalnya ditemukan di Sarawak, Iban, Brunei, Berau dan Banjar yang artinya meraba-raba. Kata Lanji juga dipakai di Sarawak, Iban, Brunei, Berau dan Banjar yang artinya berhubungan dengan kelakuan perempuan yang tidak sopan. Kata Linggar juga dipakai di Serawak, Iban, Brunei, Berau dan Banjar yang artinya mudah oleng. Kata Dudi, pemakaiannya ada di daerah Serawak, Iban, Selako, Katepang, Berau, Kota Bangun dan Banjar yang artinya kemudian ( Banjar : "ulun handak tulak haji baimbai umanya Aluh tahun dudi.").
Ada banyak contoh pemakaian kata yang sama dan hampir sama dengan pembunyian yang sama pula ditemukan di berbagai titik pemakaian bahasa yang menunjukkan bahwa kemungkinan besar pada masa silam para penutur itu adalah berasal dari "juriat" yang sama atau merupakan sebuah rumpun pemakai bahasa yang sama.
Saya tidak hendak melanjutkan cerita ini dari aspek bahasa yang terlampau rumit kedalam kaidah ilmu bahasa, sebab ini jelas bukan bidang kajian maupun spesialisasi. Tulisan ini tak hendak menebar garam dalam lautan, karena boleh jadi akan sangat penting apabila ianya dibahas oleh para ahli bahasa di daerah ini.
Akan tetapi yang hendak disampaikan dalam kontek ini adalah pada bagaimana politik kebahasaan nusantara ini dalam perspektif kontemporer.
Politik kebahasaan yang dimaksud adalah sepertinya ada kekuatan besar yang mencoba untuk menenggelamkan aspek-aspek lokalitas yang sesungguhnya sudah menjadi sejarah purba bahasa orang Malayu.
Oleh karena itu sudah sepantasnya apabila muatan lokal yang kini mulai bangkit di sekolah-sekolah mendapat dukungan semua pihak, seperti misalnya memperbanyak aspek-aspek keanakeragaman dalam pemakaian bahasa Melayu asli. Dalam kontek Kalimantan Selatan, tentu saja yang dimaksud adalah dukungan terhadap bahasa Banjar yang merupakan bagian dari bahasa Melayu.
Seberapa kuat bahasa lokal mampu bertahan ditengah datangnya "wabah bahasa" yang selumnya tidak pernah ada dalam khasanah kosa kata Melayu ? Meskipun harus dipahami bahwa tidaklah mungkin bahasa Melayu tidak menyerap unsur bahasa luarnya, tetapi membiarkan bahasa Melayu menjadi sirna oleh penggunaan bahasa yang tidak bertanggungjawab, marupakan hal yang sia-sia, terutama bahasa yang dipakai oleh gerenasi muda.
Bahasa Dayak = Melayu Purba?
Beberapa waktu yang lalu, saya terlibat diskusi di perpustakaan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) yang mempunyai koleksi lebih dari tiga juta buku yang berada pada lima lantai. Perpustakaan yang terbesar di Asia Tenggara. Teman duskusi saya itu berasal dari salah satu suku Dayak di Kalimantan Barat. Saya sangat respon bukan karena saya dan teman itu berawal dari faktor ke-dayak-an, tetapi lebih karena adanya minat yang sama untuk melakukan penelitian tentang etnik Dayak. Saya sedang meneliti etnik Dayak Bakumpai dari aspek politik identitasnya sementara teman saya itu meneliti etnik Dayak dati aspek bahasanya.
Diluar dugaan, bahwa bahasa Dayak Bakumpai saya ternyata banyak persamaan dengan Bahasa Dayak yang dia gunakan di Kalimantan Barat itu dalam percakapan sehari hari.
Sekedar contoh persamaan kata antara bahasa etnik Bakumpai dengan etnik Dayak (maaf saya tidak dapat menyebutkan dari etnik Dayak mana) teman saya di Kalimantan Barat itu. Kata Panganen sama artinya ular sawa, Silu artinya kuku, Paii artinya kaki, Mate artinya Mata, Behas artinya Beras, Danum artinya air.
Saya terperanjat dengan persamaan bahasa itu lalu menghubungkanya dengan pernyataan Bernd yang ahli bahasa diatas dan kemudian mempertanyakan, kalau demikian halnya siapakah yang disebut manusia Melayu Purba itu. Kalau Bernd menyebut Melayu Purba itu datang dari pulau Kalimantan, maka pertanyaan selanjutnya tentu saja adalah siapakah penghuni pulai Kalimantan itu untuk pertama kalinya yang disebut bangsa Melayu Purba (Apakah suku Iban, suku Murut, suku Meratus, suku Siang, suku Bakumpai, suku Banjar dan suku-suku lain).
Kembali pada topik tulisan ini bahwa temuan para ahli terhadap semacam "mata yang rantai" asal usul bahasa Melayu dan mungkin juga cikal bakal orang Melayu, menjadi sangat berguna untuk kajian pelbagai disiplin ilmu. Tetapi menjadi penting sekarang adalah bahwa pemakaian bahasa Melayu seharusnya menjadi identitas yang semakin mengekalkan diantara penggunanya, tidak hanya pada lembaga pendidikan, tetapi juga lembaga masayarakat.
Bahasa Melayu yang dimaksudkan dalam tulisan itu tentu saja adalah bahasa Melayu yang kini diajarkan di sekolah dan menjadi bahasa pengantar sehari-hari yaitu bahasa Indonesia yang sebenarnya ruh dan jiwanya berasal dari bahasa Melayu.
Setia Budhi Pengajar Pada Fisip Unlam Banjarmasin http://groups.yahoo.com/group/Sejarah-Melayu/message/692 |
|  | | pukutarap Lord Marshal


Number of posts: 5044 Location: sini sabah Humor: ambikmu.....! Registration date: 2008-09-07
 | Subject: Re: kanapa ada parkataan yg kdm indada? Fri Sep 19, 2008 9:38 pm | |
| bagus impomasi kao ni tuang..... |
|  | | Yorut_orut Lord Marshal


Number of posts: 4826 Location: Sandakan Humor: begitu laitu... Registration date: 2008-09-16
 | Subject: Re: kanapa ada parkataan yg kdm indada? Fri Sep 19, 2008 10:42 pm | |
| Kabanyakan tu bahasa yang tiada dalam bahasa Dusun ialah benda2 yang tiada pada orang2 kita sejak zaman dulukala. Suntunya.. sinapang, botol, kunci, cermin dan sebagainya. Namun dari segi bahasa sebenarnya kita juga (Dusun) ada kelebihan yang tiada dalam bahasa lain. suntunya.. ada perkataan yang dalam bahasa lain disebut dalam dua atau tiga perkataan, tapi Dusun buli sebut dalam satu perkataan. Yang saya maksudkan ialah seperti "Pinamalapakan" dalam bahasa malayu "tempat pembelahan", "Pinogintayanggan" Malayunya " diangkat bersama-sama". Lagi satu, kalau bahasa Dusun satu perkataan boleh di lapis2kan. suntu.. "Matai" Dusun boleh lapis2kan perkataan ini kepada beberapa lapis tetapi membawa makna yang berbeza. Begini... matai, napatai, pinatai, gampatai, pinamataian, matai-patai, minamatai, kinapataion, minatai, mimpatai, mimpatai-patai, kapataion... haha..masam lusu bah..unik bukan? Nah mimang ada bahasa yang tiada dalam bahasa Dusun tapi disebaliknya ada juga bahasa dusun yang tiada dalam bahasa lain. Mungkin saya yang tida tau bah. suba kunun kamurang cari bahasa lain untuk perkataan "Pagayadung" hehe... untuk kawan Dusun sajalah..salamat mensuba...  |
|  | | pukutarap Lord Marshal


Number of posts: 5044 Location: sini sabah Humor: ambikmu.....! Registration date: 2008-09-07
 | Subject: Re: kanapa ada parkataan yg kdm indada? Fri Sep 19, 2008 10:59 pm | |
| | Yorut_orut wrote: | Kabanyakan tu bahasa yang tiada dalam bahasa Dusun ialah benda2 yang tiada pada orang2 kita sejak zaman dulukala. Suntunya.. sinapang, botol, kunci, cermin dan sebagainya. Namun dari segi bahasa sebenarnya kita juga (Dusun) ada kelebihan yang tiada dalam bahasa lain. suntunya.. ada perkataan yang dalam bahasa lain disebut dalam dua atau tiga perkataan, tapi Dusun buli sebut dalam satu perkataan. Yang saya maksudkan ialah seperti "Pinamalapakan" dalam bahasa malayu "tempat pembelahan", "Pinogintayanggan" Malayunya " diangkat bersama-sama". Lagi satu, kalau bahasa Dusun satu perkataan boleh di lapis2kan. suntu.. "Matai" Dusun boleh lapis2kan perkataan ini kepada beberapa lapis tetapi membawa makna yang berbeza. Begini... matai, napatai, pinatai, gampatai, pinamataian, matai-patai, minamatai, kinapataion, minatai, mimpatai, mimpatai-patai, kapataion... haha..masam lusu bah..unik bukan? Nah mimang ada bahasa yang tiada dalam bahasa Dusun tapi disebaliknya ada juga bahasa dusun yang tiada dalam bahasa lain. Mungkin saya yang tida tau bah. suba kunun kamurang cari bahasa lain untuk perkataan "Pagayadung" hehe... untuk kawan Dusun sajalah..salamat mensuba...  |
ya butul tu ging, satu parkataan, kalou ditambah dgn imbuhan2 akan mambawa banyak butul arti, kalah lg itu malayu.... kasi tambah lagi.....nakapamatai, apatai, patayo, nipatai, mamamatai, nakapatai, pamatai, nakapataion, tipatai, aduinaaaaaa barapa banyak sdh tu, dan samua ada arti masing2...... kaya oo ini bahasa kdm.....
pagayadung..... bukan tabalik ka? |
|  | | bushido Kapten


Number of posts: 920 Location: Sama Macam Dulu Humor: Lord Marshal Post: 3000 Registration date: 2008-09-07
 | Subject: Re: kanapa ada parkataan yg kdm indada? Fri Sep 19, 2008 11:39 pm | |
| Yorut-orut: matai, napatai, pinatai, gampatai, pinamataian, matai-patai, minamatai, kinapataion, minatai, mimpatai, mimpatai-patai, kapataion...
Pukutarap: nakapamatai, apatai, patayo, nipatai, mamamatai, nakapatai, pamatai, nakapataion, tipatai,
Bushido: pamatazan, pamatazan-e, Pimpatai, Pimpatazan, pimpatazan-e, gampatazon. Gampatazon-e, minamatai-e, madpatai-e, tipatai-e, kapatai-e, apatai-e, mamamatai-e, pamatan, ipatai-e
banyak lagi tu tuang.. |
|  | | pukutarap Lord Marshal


Number of posts: 5044 Location: sini sabah Humor: ambikmu.....! Registration date: 2008-09-07
 | Subject: Re: kanapa ada parkataan yg kdm indada? Fri Sep 19, 2008 11:44 pm | |
| kdm mimang kaya bahasa...... inda sak lagi..... itu baru dari 1 parkataan tu 'matai'..... |
|  | | pukutarap Lord Marshal


Number of posts: 5044 Location: sini sabah Humor: ambikmu.....! Registration date: 2008-09-07
 | Subject: Re: kanapa ada parkataan yg kdm indada? Fri Sep 19, 2008 11:51 pm | |
| matai -mati napatai -sdh mati pinatai -kana kasi mati gampatai -suka kasi mati? pinamataian -tampat kana kasi mati matai-patai -mati2, sansara minamatai -kasi mati kinapataion -tampat mati minatai -pigi mati mimpatai -kasi mati, balik2 kasi mati mimpatai-patai -pura2 mati kapataion -kamatian nakapamatai -talah membunu apatai -mati patayo -arahan kasi mati nipatai -alat yg digunakan utk kasi mati mamamatai -tukang kasi mati nakapatai -talah kasi mati pamatai -alat yg digunakan utk kasi mati nakapataion -sabap atau tampat mati tipatai -alat utk kasi mati
tingu, 1 parkataan sj tp mambawa banyak arti, dan digunakan dgn ayat2 yg sasuai sj.... tiupun bulum langkap lagi tu...... |
|  | | pukutarap Lord Marshal


Number of posts: 5044 Location: sini sabah Humor: ambikmu.....! Registration date: 2008-09-07
 | Subject: Re: kanapa ada parkataan yg kdm indada? Fri Sep 19, 2008 11:52 pm | |
| malayu pun indada begini ooo...... |
|  | | wewin Lans Koperal


Number of posts: 151 Location: Tuaran Humor: Life is a journey. Registration date: 2008-09-11
 | Subject: Re: kanapa ada parkataan yg kdm indada? Sat Sep 20, 2008 12:15 am | |
| |
|  | | bushido Kapten


Number of posts: 920 Location: Sama Macam Dulu Humor: Lord Marshal Post: 3000 Registration date: 2008-09-07
 | Subject: Re: kanapa ada parkataan yg kdm indada? Sat Sep 20, 2008 6:57 pm | |
| Matai=mati / Patai = terbunuh Matai-i Matai-no Matazo Mamatai Mamatai-i Patai-i Patai-no Patazo Papatai Papatai-i Mipatai Mipatai-i Mimpatai Mimpatai-i Minamatai Minamatai-i Matai-patai Manampatai Kapatai Kapatai-i Kapatai-y Kapatazan Kapatazo Momipatai Gampamatai Gampatai Madpatai Madkapatai Kinapatazan Kikapatazan Kikapatazan-i Kikapatazon Kikapatazon-i Tipatai Tipamatai Tipamatai-i Tarapatazo Mirimpatai Minirimpatai Misimpatai Misimpatai-i Mimpatai-patai Mimpatai-patai-i Kinapatazan Kinapatazan-i Kinapamatazan Kinapamatazan-i Minomodpatai Momodpatai Mataino Matai-tih Mataiko Matailoh Kapamatai Kaa'pamatai Kipatazon kipatazon-i |
|  | | | | kanapa ada parkataan yg kdm indada? | |
|
Similar topics |  |
|
| | Permissions in this forum: | You cannot reply to topics in this forum
| |
| |
| |